Selasa, 03 Januari 2012

Bisikan Hati

Tataplah langit ketika air hujan berjatuhan
lihatlah kemana arah burung ‘kan terbang
dan rasakanlah ketika angin membelai dedaunan

Bukankah itu semua takkan lama?
bukankah itu semua ‘kan berakhir?
dan bukankah itu semua kan pergi?

Meniti langkah kaki yang tiada henti
bagai berpacu dengan waktu yang terus berputar
entah kapan kan berakhir..

ingatkah ketika kita bersama
menjalani hari penuh warna
bagai berada di pusat bahagia

Saat kau membawa kebahagiaan
ketika kau membawa kedamaian
yang ku tahu saat itu hanyalah keindahan

Tapi semua lenyap begitu saja
saat kusadari kau t’lah pergi
menyisakan sepi di hati

Kini semua bagai hujan yang menjadi badai
arah burung terbang yang bertabrakan
dan angin kencang yang merusak alam

Kini langkahku bagai terhenti ditempat sunyi
tanpa ada cahaya, angin, atau apapun
dan waktu terasa berhenti

Andai kau tahu betapa aku menyayangimu
betapa ku takut kehilanganmu
dan betapa ku tak ingin kau pergi dariku

Tapi kau t’lah pergi
Entah kemana dan bersama siapa
yang ku tahu kau tinggalkan sepi

Kini semua t’lah ku jadikan kenangan terindah
yang takan pernah tergantikan
dan takan pernah terulang

Biarlah semua berjalan apa adanya
Tak perlu kau ingat semuanya
yang hanya menjadi duri bagimu
 
Aku takan pernah melupakanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar